Amalan-amalan yang dapat dilakukan wanita Muslimah ketika sedang Menstruasi

Saat sedang Mensutruasi, banyak kaum musliah yang bingung, mereka ingin solat dan membaca Al-Quran tetapi sedang dalam masa kotor dan dilarang mengerjakan solat, puasa, memgang Al-quran, bahkan dilarang melaksanakan ibadah Haji. Sehingga para Muslimah bingung amalan apa yang harus mereka lakukan agar tetap dekat kepada Allah SWT dan senantiasa mendapatkan Pahala-Nya

 Tidak perlu khawatir, beberapa tips untuk wanita muslimah yang sedang Menstruasi, yaitu.

1.Berdzikir dan Berdoa Berdzikir menambah keimanan kita terhadap Allah SWT, dan juga menambah amal ibadah kita karena telah mengingat-Nya dengan asma-asma Allah. Maka dari itu, wanita yang sedang haid atau menstruasi sangat dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir. Begitu juga dengan berdoa. Ketika berdoa yang baik-baik untuk diri kita maupun untuk orang lain, bukan hanya dikabulkan Allah saja doa kita tetapi Allah juga beri ganjaran kepada kita karena telah mengharapkan hal yang baik-baik

2.Bersedekah Menyisihkan sebagian harta kita kepada yang membutuhkan pastinya menambah amal ibadah kita. Namun, jika tidak harta untuk disedekahkan, bisa digantikan dengan senyuman, sedekah dengan senyuman bisa ditafsirkan senyum kepada sesama jenis, orang yang lebih tua. Senyum bernilai ibadah juga dapat memupuk hubungan baik antar sesama manusia. Salah satu figuran yang selalu murah senyumnya adalah Baginda Rasulullah SAW.

3. Menolong Sesama

 Ada baiknya menolong sesama setiap saat, bukan saat sedang Mentruasi saja, dan tolong menolong banyak Allah perintahkan kepada kita, baik kepada manusia, hewan, bahkan tumbuhan.

Nah, itulah beberapa hal yang merupakan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh wanita muslimah yang sedang masa menstruasi. Ada hal lainnya yang lebih ISTIMEWA untuk wanita haid, yaitu saat masa haid datang, dan dia tidak bisa melaksanakan ibadah sesuai rutinitasnya, maka imbalan amal ibadahnya saat sedang haid ataupun tidak haid sama

Hal ini sesuai dalam hadis Riwayat Abu Hurairah R.A bahwa, Rasulullah SAW bersabda, “ Kalau ada seorang hamba umumnya sakit atau dalam kondisi seperti itu bahkan dia safar (melakukan perjalanan), dan dia tidak bisa mengerjakan keadaan rutinnya, tetap nggak bisa mengerjakan keadaan rutinnya, tetap diberikan pahala sesuai semisal rutinnya’’.


Posting Komentar

© Cirikita. All rights reserved. Premium By Raushan Design