Postingan

Hasil Keringatku

 


 

            Perkenalkan namaku Bila Selia. Anak pertama dari 5 bersaudara. Anak yang terlahir dari keluarga yang sangat sederhana dan kaya akan impian. Aku akan menceritakan tentang perjuanganku untuk mendapatkan sesuatu yang sangat aku inginkan.

            Tahun 2011 aku diterima di salah satu SMP favoritku dulu, jaraknya dengan rumahku lebih kurang 10 menit perjalanan sepeda motor/ mobil. Karna baru pertama sekolah di tempat baru setiap pagi aku selalu di antar dan dijemput ayahku selama 2 bulan. Karena tidak adalagi motor, akhirnya aku berangkat ke sekolah dengan BE( transportasi umum daerahku), terkadang dengan bus sekolah.

            Hari, bulan berganti aku merasa kelelahan, setiap pulang selalu berdesak-desakan di dalam mobil, belum lagi cuaca yang sangat terik di siang hari di jam pulang sekolah. Sempat terlintas dipikiran dan selalu menghayal disaat pulang sekolah sudah ada motor baru di rumah. Disadarkan kenyataan yang memang pada saat itu tidak ada cara untuk membeli motor baru, bahkan untuk biaya sekolah dan makan saja harus ngutang.

            Dua tahun setengah berjalan, awal 2014 merupakan tahun terakhir aku duduk di bangku SMP, sebelum ujian nasional, semua siswa dan siswi kelas 3 harus mengikuti pelajaran tambahan (les) setiap hari senin, selasa, dan rabu. Terkadang setiap ada les, aku tidak pulang ke rumah untuk menghemat ongkos mobil. Pernah suatu hari pulang les jm 4 sore, tidak ada lagi angkutan umum untuk pulang, aku dengan kawanku yang juga rumahnya searah denganku, kami terpaksa jalan kaki dari sekolah sampai ke rumah, di pertengahan jalan kami bertemu dengan orang baik yang memberi kami tumpangan. Di hari itu, aku sangat sedih bahkan menangis dalam diam dimalam hari mengingat betapa susahnya hidupku.dari situlah aku bertekad gimana caranya suatu hari nanti, aku harus bisa beli motor dengan uangku sendiri, aku tidak mau membebankan pikiran orang tuaku karna keinginanku, aku tidak mau orang tuaku sedih. Aku harus belajar dengan rajin, dapat juara dan bisa menghasilkan uang dengan otakku.

            Hari pun berlalu, akhirnya aku lulus dari SMP, dan di terima juga di SMA faforit di kabupaten ini, biaya sekolahnya cukup menguras untuk keluarga yang ekonominya sangat minim seperti keluargaku. Tapi orang tua ku selalu mensupport, biarpun tidak punya banyak uang tetapi tidak pernah mematahkan mimpi mimpi anaknya, pertama masuk sma aku coba mendaftar beasiswa Program Indonesia Pintar, dan beasiwanya aku gunakan untuk bayar biaya sekolah. Uang jajanku selalu ku tabung dan setiap hari bawa bekal dari rumah untuk menghemat uang. Uang tabunganku aku gunakan untuk jualan kecil-kecilan di sekolah, pembelinya teman-temanku di kelas, selain jualan aku juga buka jasa pengerjaan tugas sekolah, baik itu makalah, ataupun tulis tangan. Hasilnya juga terkadang untuk bayar biaya sekolahku sendiri.

            Tahun 2017 aku lulus dari sma dengan peringkat 5 dari seluruh siswa disekolahku, tetapi memang belum rezekinya aku ditolak di universitas favorit di provinsi melalui jalur undangan, perasaan sedih,kecewa, sakit hati, karena kawan yang jauh tertinggal di belakangku diterima di univ tersebut tapi berbeda dengan jurusan yang aku pilih. Tidak patah semangat, aku coba kembali mendaftar melalui jalur tes, lagi-lagi aku di tolak, lagi-lagi kecewa, lagi-lagi harus menangis. Sempat berputus asa, tidak lagi mau melanjutkan kuliah, tapi orang tua ku selalu mensupport aku. Aku disarankan untuk masuk ke kampus lain lewat jalur mandiri, dan lagi lagi aku gak mau dikarenakan jauh dari rumah, mau ngekost gak ada biaya, pulang pergi juga terlalu menghabiskan banyak ongkos. Akhirnya aku putuskan untuk mendaftar di salah satu univ swasta di daerahku. Dan Alhamdulillah karena prestasi dari SMA, aku tidak perlu ikut tes lagi dan langsung dinyatakan lulus, diterima sebagai mahasiswa baru dengan beasiswa bidikmisi, gratis biaya pendidikan dan dapat biaya hidup. Biaya hidup inilah aku manfaatkan untuk modal jualan. Keuntungannya ditabung, dan akhirnya tahun ke 3 kuliah aku bisa beli motor pertama dengan uangku sendiri.

            Sampai disini aja ya ceritaku, aku percaya sekecil apapun keinginan kita kalau kita mau berusaha untuk mewujudkannya pati akan tercapai. Semangat untuk kalian yang lagi berusaha. Insyaallah pasti tercapai.

Posting Komentar

© Cirikita. All rights reserved. Premium By Raushan Design